Monday, October 14, 2019

My First Trip to Singapore - Day 2


Hello~
I know it's been a long time since I promise you the next chapter of my trip to Singapore. Okay I'm sorry, job can be stressful sometimes right ?

Oke, dengan alasan sedemikian rupa, nggak usah banyak cingcong akan aku mulai cerita tentang Day 2 di SG ! Yehhey~


Jadi, in the morning I prepared everything in advance. Pastikan bawa barang yg seperlunya aja. Butuh satu tas aja sih sebenernya untuk keperluan seperti dompet, hp, charger, baju ganti, botol minum, dan obat-obatan jika ada. Jangan lupa juga bawa STP yg sudah kita beli kemarin ya dari airport. Karena hari ini kita akan full berpetualang menggunakan MRT, Bus, dan juga kaki kita yang strong ini~



==============================
Perjalanan ke Garden by the Bay via Bus
==============================

Pagi-pagi sudah ready mau mencoba Bus nya Singapore~. Di deket penginapan ada halte bus, jadi kami mencoba di halte tersebut bagaimana cara naiknya. Dan~ Jangan lupakan untuk stay tuned di Google Maps - especially for newbie. Karena terkadang perkiraan kita dan kenyataan kadang tidak sesuai. Seperti contohnya, kami mau pergi langsung ke Marina Bay Sands untuk mengunjungi Garden by the Bay. Bus yang menuju ke sana ada beberapa trayek, jadi pelajari dengan seksama rute-rute yang dipersembahkan di tiap halte, dan juga crosscheck ulang di Google Maps. Untungnya, kami berhasil tidak nyasar sih selama mencoba bus ini. Cuman, pertama kali kami agak malu karena masuk lewat pintu tengah. Padahal harusnya semua penumpang itu tertib dan rapi masuk lewat pintu depan deket supir, hehehe maklum belum pernah. Akhirnya kami mampir ke depan buat tap kartu STP tanda kami start mulai masuk. By the way, di atas itu adalah foto jalanan Singapore pagi hari guys, keren ya bersih dan tenang banget.

Ini adalah penampakanku menunggu bus selanjutnya (harus transit dulu untuk ganti bus yang lain). Dan seperti pemandangan-pemandangan sebelumnya, jalanan begitu bersih dan lengang, namun tetap ada kehidupannya kok. Sewaktu kami menunggu, ada beberapa bapak-bapak lagi jogging pagi gitu. Kebayang gak sih kalian jogging dengan udara yang bersih, tata kota yang bagus dan everything seems to be in order - pleasant to the eyes. Kalau kalian pernah main the Sims, kalian bangun rumah yang megah dan tata kota yang bagus, trus bayangkan kalian bisa menghidupi rumah the Sims yang kalian bangun itu. Rasanya seneng banget sepertinya.

Oke, lanjut, akhirnya kami tiba di Bayfront Stn Exit B alias halte tujuan kami. Soalnya di Google Maps sih bilangnya turun situ, jadi kami ya turun aja di situ. Haha. Oh iya, fungsi dari kalian harus selalu pantengin Google Maps adalah biar kalian tau abis ini sudah bakal nyampe halte tujuan kalian atau belum. Karena terkadang supir bus akan melewati halte tertentu di mana kelihatannya nggak ada penumpang yang naik / turun di halte itu. Kalau mau lebih amannya lagi, ketika sudah tau akan nyampe, segera pencet aja tombol merah untuk menandakan kalian bakal mau turun. Tombol ini ada di seluruh ujung bus, intinya reachable bagi semua penumpang lah. Jadi gausah khawatir~




Dari halte tadi, jalan ke belakang dikit trus naik lift ke atas, kalian bisa nyampe di area yang kayak foto di atas ini. Yaitu icon Marina Bay Sands, dan juga spot foto yang lumayan. Apalagi pagi ya, jadi mataharinya masih ada di sisi sebelah gedung, jadi nggak merem-merem dah tuh kalau foto. Arsitekturnya keren banget, di dinding gedungnya ada semacam kaca / lempengan mengkilat yang disusun rapiii banget trus kalau kena angin jadi kayak berombak gitu. Ah susah jelasinnya, pokoknya penampakannya kayak gambar di atas ya (yg pertama).

Abis puas foto-foto, lanjut deh ke dalem untuk nyebrangin MBS untuk menuju Garden by the Bay. Di dalem MBS nya sempetin juga foto-foto bentar, kayak gini nih :

Setelah keluar dari MBS, kita akan disuguhi langsung pohon-pohonan mekar yang seperti di Instagram itu lhoo~ Tapi masih jauh sih. Dan viewnya di sisi sebelah timur MBS ini lebih bagus lagi, karena bisa ngeliat Dragonfly Lake, trus bisa liat juga Singapore Flyer di arah utara, pohon-pohonan Garden by the Bay. Begini nih penampakannya :


=====================
Garden by the Bay (1st Visit)
=====================

Kita lanjut jalan yaa, tinggal lurus aja kita bisa mencapai Garden by the Bay yang bagian pohon-pohon tinggi dgn kerucut mekar di atas itu (susah deskripsinya gimana ya haha ). Namun sayangnya kalau mau foto-foto di pagi hari agak kurang bagus karena backlight, pokoknya silau banget lah di sana itu kalau pagi hari. Jadi aku sarankan kalian ke sini agak sore-sorean. Memang lebih ramai sih kalau datang sore, tapi pic quality nya kayaknya tetep worth it kalau diambil sore hari.

Sebagai perbandingan, beginilah contohnya :


Di atas adalah foto di pagi hari, yg bawah adalah sore hari :


Gimana ? Beda jauh kan ya.. That's why di pagi hari ini tidak usah buang-buang waktu lama di bagian pohon ini, mending langsung ke dalam untuk masuk ke Cloud Forest dan Flower Dome.

Jadi, di dalam Garden by the Bay ini ada banyak banget spot foto dan jalan-jalan. Dua yg cukup besar dan worth it bgt adalah Cloud Forest dan Flower Dome. Kami beli tiket di bagian ticketing dgn harga 28 SGD per orangnya, itu sudah bisa untuk masuk Cloud Forest dan Flower Dome dan balik lagi sore harinya kalau masih pengen masuk (Misal pagi hari sudah masuk Cloud Forest, nanti di tempat keluar jangan lupa minta stempel di tangan kita buat tanda kalau kita sudah punya tiketnya, jadi misal sorenya masih pengen masuk lagi ya tinggal tunjukin stempel di tangan kita aja, nggak perlu bayar lagi). Jadi, sangat worth it kan yaa~ Intinya jangan lupa untuk minta stamp ke petugasnya nanti pas keluar, entah nanti bakal mau dipakai lagi atau enggak, yg penting minta aja, we never know what happens next (tapi pada akhirnya kami nanti nggak masuk lagi kok, karena di dalam sudah sangat dipuas-puasin foto ratusan kali sampai capek, dan kalau masuk ke CF dan FD di sore hari bakal super crowded banget dan gak nyaman lah buat foto-foto, mending masuk di pagi hari).

Jadi, tidak ada salahnya kan ke Garden by the Bay pagi hari, karena CF dan FD nya masih sepii~
Berikut foto-fotonya, sangat bagus-bagus dan ijoo banget.










Sebenernya isi dua wahana tersebut (wahanaaa~~ roller coaster kali ya) mirip-mirip sih. Isi dari dua tempat itu adalah... tanaman. Ya, tanaman aja sih isinya. Yg Flower Dome lebih ke bunga-bunga banyak banget, dan kalau yg Cloud Forest juga macem hutan-hutan tapi ada jalanan buatan gitu ke atas-atas, tinggi banget. Tapi jangan salah, kamu bakal terkagum kagum liat bunga di sana. Entahlah, feel nya beda banget kalau kita ke kebun bunga biasa dengan di sini. Apalagi ketika pertama kali masuk, super duper dinginnn~ AC ruangannya ngademin banget apalagi karena kita habis dari luar yg suhunya lebih panas (plus kita keringetan abis jalan kaki jauh). Rasanya tiba-tiba keringet kita disappear gitu aja kena dinginnya dome itu.

Kalau disuruh milih antara Flower Dome atau Cloud Forest, aku bakal pilih Cloud Forest. Kenapa ? Karena begitu pertama kali masuk, kita langsung disuguhkan air terjun buatan yg gede dan super refreshing untuk dilihat dan dirasakan (ada di atas fotonya). Beneran gede dan kayak air terjun beneran (kebayang kan seberapa tingginya dome itu sampai bisa dibuat air terjun begituan). Jadi, kamu perlu ngantri di air terjun ini supaya bisa dapet foto yg bagus. Karena memang lokasinya di depan banget dgn entrance CF nya, jadi pengunjung pasti pengen foto semua di sana. Syukurlah kita masuk pagi, jadi nggak terlalu ramai ngantrinya~

Ada kali ya kita 2 jam di dua tempat itu. Saking amazednya (apa saking katroknya ? Hahaha )

Karena sudah puas, kami menuju ke luar dan pergi ke taman-taman kecil lainnya di sekitaran area itu. Dan yg kami kunjungi adalah Sun Pavilion, karena kayaknya bagus gitu ada pernah nemu foto di Instagram lucu banget foto sama cactus gede di sana. Cukup jalan kaki, nggak jauh, masih dalam satu kompleks kok, paling cuma 150 - 200m.

Dan beginilah penampakannya :



Ya gitu deh intinya adalah foto dengan kaktus. Di situ sangat sepi, hampir nggak ada yg datang ke sana. Karena mungkin ya less interesting dibanding CF dan FD yaa. Dan di sini super hottt~ Iya maklum juga sih, kan namanya aja Sun Pavilion, dan di sini adalah tempatnya tumbuh-tumbuhan yg mampu bertahan dgn iklim super hot itu = kaktus.

Setelah itu, kami duduk sebentar sambil memikirkan mau makan apa dan menuju ke mana. Di sana memang sepertinya tidak ada macem minimarket atau kafe kecil yg cocok dgn kebutuhan perut dan kantong kami. Ada sih di deket Cloud Forest macem kios yg jualan ice cream, tapi kami butuh makan berat, belum makan bener sejak pagi. Jadi, bagi kalian yg mau ke wahana-wahana seperti ini, jangan lupakan bawa bekal, entah itu snack apalah, atau roti apalah, karena bermanfaat untuk penghematan dan ganjal perut.

==============================
Resting at MBS + Filling up our Stomach
==============================

Akhirnya kami memutuskan untuk lanjut ke destinasi sesuai Itinerary nya, yaitu ke Art Science Museum. Lokasinya ada di satu kompleks sama MBS, jadi kita perlu traceback our steps kembali ke MBS dgn rute jalan kaki ke Garden by the Bay tadi.

Sesampainya kembali di MBS, perut sudah nggak bisa kompromi lagi, kami akhirnya beli sesuatu di Seven Eleven di dalam  MBS, lokasinya ada di bawah, kami agak susah juga nyarinya. Ada deh 15 menit habis waktu buat nyariin lokasi Sevel ini, karena sesuai titik di Google Maps sudah sesuai, tapi ternyata lokasinya ada di lantai bawahnya lagi. Nah jadilah kami beli sesuatu yg cocok dgn perut dan dompet kami : roti.

Wkwkwkwk

Dan kami bawa deh roti itu ke deket tempat show-show nya MBS, yaitu ke arah barat Mallnya. Di sana ada pohon-pohon palem rindang gitu dan banyak orang nongkrong-nongkrong sepoi-sepoi gitu. Banyak kursi yg tersedia dan kami duduk deh sambil menikmati pemandangan teluk / sungai / danau / apalah itu sambi melepas penat.

Begini penampakannya :



You can really feel energized just by seeing those river sambil duduk dinaungi pohon palem itu. Sebegitu nyamannya deh. Dan semuanya gratis, inget ya kita lagi ngebolang, jadi all kudu hemat. Dan lucunya lagi, roti yg kami beli itu udah paling murah, mau expired lagi. Haha, serius.


Yaampun ngenes banget ya kita, wkwkwk. Sudah ada jamur-jamurnya dikit-dikit gitu. Jadi kami hati-hati makannya di bagian yg nggak ada jamurnya gitu. Wkwkwkw. Tapi memang yg perlu diacungi jempol adalah, petugas Sevelnya sebelumnya memang sudah mengingatkan kami bahwa tanggal expirednya tinggal sedikit lagi, jadi we must eat that bread today. Sesuatu yg jarang banget aku temui pada kasir swalayan / minimarket = cek masa expired makanan yg dibeli pelanggan. Bravo mas~

===============
Art Science Museum
===============

Lokasi Art Science Museum bersebelahan dengan tempat kita duduk-duduk tadi. Jadi sangat pas buat jadi our next destination. Bangunannya berbentuk seperti mahkota, emm bisa jadi seperti lotus juga sih, entahlah apa itu. Intinya tidak kalah estetis dengan bangunan-bangunan SG lainnya. Di bagian luar ASM juga ada tempat duduk-duduk dan kafe-kafe kecil buat nongkrong asyik. Ada kumpulan pigeon yg bisa kita kasih makan di sana, lucu banget ga sih hahaha. Dan juga ada lotus pond di deket situ, cocok buat foto-foto atau sekedar bengong.

Berikut penampakan lotus pondnya, lumayan.

A good shot, no ?

Baiklah kita masuk aja ya ke dalem. Begitu masuk kita turun pakai lift, karena lokasinya ada di bawah. Harga tiketnya untuk non SG resident @28 SGD. Tapi harga segitu sudah all access, jadi ada beberapa exhibitions di dalam ASM. Berhubung kami sudah lihat di Instagram dan medsos lainnya banyak banget spot lucu di ASM, maka kami memutuskan langsung untuk yang tiket all access itu deh tanpa banyak pikir. Ditambah lagi, ini tiket juga sama seperti Garden by the Bay, kita bisa masuk lagi kalau nanti pas udah keluar, asalkan masih dalam kurun waktu satu hari.

Ketika pertama masuk, part yg lucu-lucu adalah ada sebuah ruangan yang ada semacam ruang terbuka yg gelap temaram gitu. Banyak bangku kecil dan meja yg berisi kertas gambar dan crayon berbagai warna. Banyak anak kecil dan dewasa yg menggambar di situ, eh mewarnai lebih tepatnya. Karena di sana tersedia kertas yg sudah ada gambarnya, siap diwarnai. Ada gambar manusia, gambar hewan peliharaan, ikan-ikanan, kendaraan, dan sebagainya.

Nah, lucunya adalah kita mewarnai gambar itu dan masukkan ke alat semacam scanner gitu yg tersedia dekat tembok, dan gambar kita akan ditampilkan di dinding ruangan itu melalui proyektor. Jadi gambar kita bisa bergerak-gerak sendiri gitu lho, berbarengan dengan gambar pengunjung lain yg datang ke situ. Lucu bgt pokoknya~

Begini penampakan hasil mahakarya ku :

Singa ini nantinya jalan-jalan di layar temboknya area mewarnai itu

Selain itu, begini penampakan isi ASM :




Selain area mewarnai, ada juga area unik dan edukatif lainnya untuk anak kecil, seperti injek-injek lampu gitu entahlah apa namanya, lalu juga ada area foto-foto dgn lampu LED yg didekor cantik, ada juga proyeksi lampu yg estetis buat ootd.

Beberapa penampakannya begini :




Intinya begitu deh, lucu-lucu sebenernya isinya. Cuman...

Yah, kami agak kecewa dengan isinya yg sebetulnya terhitung sedikit untuk 28 SGD. Hahaha, sebenernya ada lagi macem area historical gitu, jadi ada auditorium buat nonton sejarah something (ttg Singapore mungkin ? Aku lupa). Tapi kami memilih melewatkan bagian itu karena memang engga tertarik (maafkan) dan memilih melanjutkan destinasi kami selanjutnya (karena waktu di SG yg cuma sebentar dan budget yg terbatas). Alhasil kami engga terlalu puas dgn 28 SGD yg kami keluarkan kemarin deh karena yg dinikmati cuma sedikit. Jujur bagian mewarnai dan scan gambar itu lucu dan menghibur, bagian lampu-lampu oke sih, cuman aku sudah pernah mengalami yg di Jatim Park 3 itu lebih banyak spot fotonya dibanding ini, jadi yah..

Mungkin tipsnya kalau buat temen-temen yg mau ke sini, pelajari dengan bener mau masuk yg exhibition mana, jadi engga dengan terburu-burunya beli yang all access. Plus kalau bawa Kartu Mahasiswa, itu bisa tambah menghemat. Okay, next to Helix Bridge.

==========
Helix Bridge
==========

Sebenernya ini bukan suatu destinasi apaa gitu ya. Sebenernya ini adalah.. ya jembatan. Cuman jembatan ini unik dan bagus arsitekturnya. Jadi, nama resminya The Helix, ia adalah jembatan pedestrian yg menghubungkan Marina Centre dengan Marina South di area Marina Bay ini. Kalau kita jalan terus menyusuri pinggiran, nanti akan sampai di patung Merlion. Nah, sebelum mencapai Merlion, gak ada salahnya donk kita foto-foto di Helix Bridge karena memang arsitekturnya unik banget.

Beginilah penampakannya :



Sayangnya enggak pas malam hari. Kalau malam hari sih sepertinya le bih bagus foto-fotonya. Plus, kalau siang hari gini rasanya yaampun panas bgt. Butuh perjuangan bt foto dengan mata melek. Hahaha.

Anyway, there's nothing much to do in here. Cuma foto-foto, menikmati suasana, dan relaxing. Kita lanjut menyisiri tepi perairan ini dan sampai dehh di Merlion Statue.


===========
Merlion Statue
===========


Sebenernya juga ini nothing much to do here, selain buat foto-foto dan menikmati pemandangan.

Kami ke sini karena merasa harus ke sini. Iya donk, Merlion adalah icon nya SG, just like Monas to Indonesia. Jadi, wajib deh rasanya kalau ke Merlion Statue ini.

Tapi sayangnya ya, sekali lagi, kami ke sini nggak malam hari, jadi super panas posisinya saat itu. Padahal kami sudah berencana untuk menunggu soreaaaann banget (mengulur waktu biar matahari agak ademan dikit). Tapi tetep aja panas dan silau pas sampai di Merlion. Meski begitu, masih ada banyak turis yg berfoto di sini. Alhasil, aku segera menunaikan kewajiban yaitu foto dengan background Merlion, dan "ayo-ayo buruan next-next~"

Ini otw ke Merlion, bisa foto bagus juga 

Ini juga menyusuri perairan menuju ke Merlion

Dan inilah Merlionnya~

Next next, panas~~

======================
Garden by the Bay (2nd Visit)
======================

Kami akhirnya menyerah dengan suhu panas yg menerpa dan ingin melanjutkan perjalanan ke.. balik lagi ke GbtB. Hahaha, karena memang sudah sangat ingin menikmati foto dgn suasana yg lebih teduh kali ya. Jadi kami jalan kaki menyeberangi suatu jembatan di situ dan tiba di halte bus terdekat. Usut punya usut ternyata kami nunggu lama dan bus nya nggak dateng-dateng, ternyata sedang ada penutupan jalan karena ada suatu acara entah apalah itu. Jadi kami jalan agak jauh lagi ke belakang untuk pindah moda transportasi menjadi naik kereta deh. Naik kereta, dan jalur yg kami ambil terpaksa jalur yg agak nggak familiar, jadi kami ke GbtB dgn jalur kereta ke Marina South Pier (yg ternyata baru kami sadari nantinya - sangat pain in the ass kalau dari sana jalan kaki ke GbtB).

Untuk mempersingkat waktu, kami tiba di stasiun Marina South Pier dan melihat map tentunya, menentukan arah jalan kaki ke GbtB, dan di peta terlihat sangat dekat, namun ternyata jauh boy.. Dan kondisi sore itu yg panas dan area Marina South Pier itu deket bgt sama laut - pantai gitu, jadinya terhitung gersang gitu lho. Apalagi di sekitaran juga lagi ada pembangunan suatu gedung apa gitu, jadi bisa dibayangkan lah ya gimana melelahkan dan panasnya situasi saat itu (jangan lupa, kami sedang berhemat dan makan cuma seadanya pula). Sampai-sampai kami harus duduk selonjoran di trotoar (sepi sih di sana, banget), saking capeknya. Pohon mekar GbtB sih sudah terlihat, namun rasanya jauh sekali.

Intinya, kami berhasil masuk ke area GbtB lagi namun kali ini rutenya agak membingungkan karena kami masuk dari area selatan. Dan, kami harus menembus suatu acara yg sedang digelar saat itu di sana.


Jadi ini semacam festival anak kecil gitu lho, mungkin digelar untuk sekolah dasar sekabupaten apa ya (wkwkwk masa Singapore kabupaten..). Dan di situ ada banyak yg gelar tiker makan-makan bekel, ada stand-stand makanan dan es krim, ada panggung musik, yah selayaknya festival lah. Lucu banget kami rasa, dan akhirnya kami kudu banget istirahat (lagi) dan beli makan di salah satu stand tsb, karena sudah laper bgtttt~ Makanannya enak kok, kami beli semacam mie ayam gitu, tapi enak. Dan pas kami mau beli es krim, eh ternyata es krim di situ hanya untuk peserta festival aja dengan menukarkan macem kupon mereka gitu. Jadi, ga bisa makan es krim deh, tp gpp, jadi hemat. Wwkwkwk.

Akhirnya kami masuk lagi ke GbtB, dan voila~ Situasinya sangat amat ramai dan sudah teduh, cocok untuk foto. Salah satu contoh perbedaan fotonya ada di atas, berikut beberapa foto ketika sore hari di area pohon-pohon besar GbtB :




Sudah puas foto-foto sore, kami otomatis jalan kaki lagi ke MBS (lagi, wkwkwk). Karena kami mau ke destinasi selanjutnya yaitu nonton air mancur~ Hehehe~


========================================
Spectra - A Light and Water Show at Marina Bay Sands
========================================

Otw ke air mancur itu kami foto-foto dulu di lokasi-lokasi sebelumnya (wkwkwk tp dengan suasana sore hari bray~). Dan istirahat di dalem mall nya MBS ini. Sekalian kami mencoba explore tempat-tempat yg pelosok gitu, tapi tetap di dalam gedung MBS nya, jadi kami sempet juga menemukan pathway ke rooftopnya gitu (rooftop bukan sih ? atas pokoknya). Dan melihat pemandangan menakjubkan deh pokoknya di situ. Di ketinggian yg lumayan tinggi banget (gedung), di hadapan kami terpampang nyata gedung-gedung Singapore yg tinggi berderetan satu sama lain, di bawahnya ada sungai yg tenang di mana di sekitarannya banyak orang-orang yg nampak kecil sedang berjalan santai, banyak orang yg sudah mulai duduk juga di pelataran yg membentuk undakan gitu. Langit senja dan matahari sudah mau menghilang gitu. Dan yang menyenangkannya lagi adalah, terdengar suara gemuruh pesawat tempur yg berseliweran di atas kami membawa bendera Singapore. Usut punya usut, ternyata hari itu sedang ada hari besar di Singapore (Hari Ayah, dan satu lagi sepertinya more than Father's Day deh, berhubungan dgn kegiatan kenegaraan gitu kayaknya). Hehe, seneng aja gitu rasanya pertama kali ke Singapore dan ternyata di situ sedang ada kegiatan besar yg sedang dirayakan.

Begini nih penampakannya :






Oke, next, ke bawah deh kita. Karena kami laper (lagi) jadi nyari cemilan deh di BreadTalk di bawah. Hahaha, tenang, harganya nggak jauh beda sama yang di Indonesia (meski tetep lebih mahal sih), dan rasanya sudah terjamin (maksudnya, sama kayak yg di Indonesia). Jadi, kami grab our food untuk sambil nonton Spectra - Fountain Show, dan let's go~

Jadi, pertunjukan air mancur ini digelar tiap hari di MBS, sehari tiga kali apa ya, lupa. Kalau nggak salah jam 7, 8 dan 9 malam. At some point, aku jadi merasa amazed dengan hal ini. Gila, pertunjukan air mancur dan kembang api (di akhir-akhir ada kembang api lho), digelar tiap hari cuy, sehari tiga kali lagi. Betapa extravagant nya nggak sih negara ini ? So cool~, I think.

Intinya, kami pas ke dudukan-dudukan itu kehabisan tempat duduk. Tapi akhirnya bisa nonyol-nonyol ke depan (banget). Dan nonton deh tuh pertunjukannya, bagus~









Kembang apinya bagus lho, lebih bagus daripada air mancurnya menurutku (hehehe~). Dan aku sama sekali nggak tahu kalau bakal ada kembang apinya, jadi nggak sempet ngerekam dengan baik dan benar, untun my travel buddy sigap dengan mirrorless-cam nya (wkwkwk, jadi itu pic dari dia). Indah pokoknya, hehehe.

===========
Bugis Street
===========

Berhubung sudah ada di list kami, maka mumpung suasana sudah malem dan saatnya makan malem, kami memutuskan untuk masuk ke stasiun lagi untuk pergi ke Bugis Street. Hehe, di sana sepertinya sih tempat yang cocok buat semacam Chinatown di Day 1, namun entahlah, maka dari itu kami mau mencoba ke sana (soalnya besoknya udah pulang ke Indo, jadi habiskan cuy).

Sesampainya di Bugis Street, kami melihat ternyata ya mirip-mirip dengan Chinatown. Di sini banyak yg jualan street food, trus aksesoris-aksesoris, barang-barang lucu, souvenir, dsb. Dan ujungnya, kami jajan deh di situ. Minum jus buah, dan beli semacam snack ayam dibumbuin gitu lho (semacam Shihlin gitu lho). Dan enak. Entah karena memang laper atau emang enak, intinya enak. Haha.. Di sini juga banyak yang jualan case hp lucu-lucu. Dan bener donk, di Instagram, temenku kantor langsung DM minta nitip case hp Captain America (-_-). Yaudah, dicariin deh itu, tapi nggak ada, Yehhey~ Wkwkwkwk.

But, kok rasanya tidak ada spot buat foto yaa di sini, karena memang sesuai sama namanya, ini adalah Street, ya jalanan yg penuh dengan orang jualan. Jadi ya semacam kayak pasar gitu. Karena supaya ada bukti pernah ke sana, maka dari itu, tetep lah ya foto. Wkwkwk



Dann.. Setelah bingung mau ke mana lagi, kami memutuskan untuk pulang. Kami rasa sudah worth it lah ya, berpetualang hari ini. Sudah ke banyak tempat dan for first timer, not bad lah. Sudah, stop, capek banget cuy~ Kami nunggu bus di halte terdekat dan pulang ke hotel kami.

End of Day 2

Pulang, di hotel kaki bengkak, beli air minum, ngecas all gadget, mandi, dan tiba-tiba pingsan karena kecapekan (tidur maksudnya, jangan kaget gitu lah).

See you in the next post~




Written by :
Kumara Ranudihardjo
at his office (when I submit this post)
Sorry banget pending berbulan-bulan T_T
14102019 17:38

No comments:

Post a Comment